Saturday, 23 October 2010

Midterm = UTS = Ujian Tengah Semester

dari tanggal 20 kemarin di kampusku ada UTS alias midterm. wah,  soalnya susah-susah , tapi alhamdulillah bisa jawab, hehehehe (: dan hari ini UTS nya diganti dengan tugas membuat makalah yang udah disuruh bikin sekitar dua minggu yang lalu. walaupun dikasih waktu udah dari dua minggu yang lalu, tetep susah. ): eniwei, ni makalah tentang ide kreatif atau inovasi, dari mata kuliah Creative Thingking. nah aku baru dapet tuh wangsit buat ide baru hari selasa yang lalu, wkwkwkwkw, setelah lelah memutar otak, nyari ide sana-sini, ampe titik darah penghabisan *lebaybanget*.
akhirnya aku buatlah makalah tentang sebuah lemari ajaib, hehehehe, mirip dari yang keluar dari kantong ajaibnya Doraemon mungkin *lho?? lemari ini kuberi nama lemari fan, kenapa bisa??? secara di dalem lemari ini ada kipas anginnya gitu :D ada dua buah kipas angin atau dalam bahasa Inggrisnya tu fan, yah ef a en, f a n.. kenapa ada kipasnya?? Nah, jadi gini, fungsi lemari ini adalah untuk menghilangkan bau tak sedap dari pakaian kita, sekaligus bisa jadi pengering gitu, tapi pakaiannya jangan basah-basah yak, hehehe. tar yang ada malah gak kering malah justru jadi mengeluarkan aroma tak sedap. jadi si kipas angin tadi mengalirkan udara dalam lemari, dan juga mengeluarkannya, sehingga sirkulasi udara dalam lemari tersebut baik untuk kesehatan si pakaian *lho??? hehehe, maksudnya sirkulasi udara yang baik itu mampu meminimalisir bau dari pakaian kita. cukup segitu dulu yak...

sekarang tinggal berdoa supaya dosennya ngasih nilai A,  (:

tolong dibantu yak, simsalabim dapet nilai A, prook prook prook.. *lho??

......

Thursday, 9 September 2010

Hari Ke Empat

Sudah hari keempat mulai masuk perkuliahan di kampus. Jujur sangat susah buat beradaptasi dengan lingkungan yang baru, yang isinya mahasiswa dari berbagai daerah, dari luar kota Jogja, bukan susah masalah bergaulnya cuma kadang merasa kesusahan mendengar omongan mereka dengan logat daerah ynag sangat kental

Semangat

Sunday, 15 August 2010

catatan kecil

terkadang apa yang kita dapat di hidup kita tak sesuai dengan harapan yang ada di angan kita, sulit memang bagi kita ketika kita dihadapkan dengan kenyataan yang berbeda dengan apa yang kita rencanakan, mungkin kita merasa putus asa, sedih ataupun apa itu, tapi aku yakin Tuhan punya rencana yang indah dibalik semua itu..

Thursday, 22 July 2010

snmptn?

sedih banget rasanya ketika aku baca tulisan di layar komputer pada 17 Juli 2010 yang lalu... huuufhhhh,, aku ga keterima SNMPTN, yah bener aku nggak keterima . Sedih, putus asa, bingung yang terasa..
mungkin ini bukan jalan yang dipilihkan oleh Tuhan buatku. tapi entah kenapa hati ini masih sedih, hanya ada beberapa teman yang mencoba menghibur diri. well, ga ada gunanya saya terus bersedih, hidup adalah untuk melihat ke depan bukan ke belakang, tapi saya merasa kecewa karena apa yang telah aku lakukan hampir 1,5 tahun ini sia sia...

sekarang hanya bisa pasrah, dan harus tetap berusaha. menjadi orang yang lebih baik, bisa memberi manfaat buat orang lainn....

Friday, 16 July 2010

Catatan Kecil


Thursday, 28 January 2010

IMPIAN

Suatu hari, ada seorang muda yang bertemu dengan seorang tua yang bijaksana. Si anak muda bertanya, “Pak, sebagai seorang yang sudah kenyang dengan pengalaman tentunya anda bisa menjawab semua pertanyaan saya”.
Apa yang ingin kau ketahui anak muda ?” tanya si orang tua. “Saya ingin tahu, apa sebenarnya yang dinamakan impian sejati di dunia ini”. Jawab si anak muda.
Orang tua itu tidak menjawab pertanyaan si anak, tapi mengajaknya berjalan-jalan di tepi pantai. Sampai di suatu sisi, kemudian mereka berjalan menuju ke tengah laut. Setelah sampai agak ke tengah di tempat yang lumayan dalam, orang tua itu dengan tiba-tiba mendorong kepada si anak muda ke dalam air.
Anak muda itu meronta-ronta, tapi orang tua itu tidak melepaskan pegangannya. Sampai kemudian anak muda itu dengan sekuat tenaga mendorong keatas, dan bisa lepas dari cekalan orang tua tersebut.
Hai, apa yang barusan bapak lakukan, bapak bisa membunuh saya” tegur si anak muda kepada orang bijak tersebut. Orang tua tersebut tidak menjawab pertanyaan si anak, malah balik bertanya ,”Apa yang paling kau inginkan saat kamu berada di dalam air tadi ?”. “Udara, yang paling saya inginkan adalah udara”. Jawab si anak muda.
“Hmmm, bagaimana kalo saya tawarkan hal yang lain sebagai pengganti udara, misalnya emas, permata, kekayaaan, atau umur panjang ?”tanya si orang tua itu lagi.
“Tidak ….. tidak …… tidak ada yang bisa menggantikan udara. Walaupun seisi dunia ini diberikan kepada saya, tidak ada yang bisa menggantikan udara ketika saya berada di dalam air” jelas si anak muda.
Nah, kamu sudah menjawab pertanyaanmu sendiri kalau begitu. KALAU KAMU MENGINGINKAN SESUATU SEBESAR KEINGINANMU AKAN UDARA KETIKA KAMU BERADA DI DALAM AIR, ITULAH IMPIAN SEJATI” kata si orang tua dengan bijak.
Sahabat, apakah anda saat ini mempunyai impian sejati ? Banyak orang yang mengatakan impian mereka ini, atau itu, tapi sebagian besar yang mereka sebutkan adalah keinginan belaka, bukan impian. Keinginan sifatnya tidak mendesak. Kalo bisa dapat syukur, nggak dapat juga tidak apa-apa. Kalo bisa mobil BMW, kalo nggak, Kijang juga gak apa-2.
Ada pula orang yang mempersepsikan impian dengan harapan. Keduanya mirip namun berbeda. Harapan lebih kepada sesuatu di masa depan yang terjadi dengan sendirinya atau atas hasil kerja orang lain. Campur tangan kita kecil sekali, atau bahkan tidak ada. Impian tidak seperti itu. Apapun yang terjadi, mau tidak mau, dengan perjuangan sekeras apapun impian itu HARUS tercapai.
Impian terbaik seorang manusia adalah ketika dia berusia dibawah lima tahun. “Saya mau jadi dokter, mau jadi pilot, mau jadi pengusaha, dll ……” bukankah itu yang kerap dikatakan oleh anak-anak anda ?
Sayangnya, begitu mereka menginjakkan kaki di bangku sekolah, mereka `diharamkan’ membuat kesalahan. Selain itu, mereka juga mulai diajarkan melihat realitas dunia – dari sisi yang negatif.
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika, seorang remaja hingga dia berusia 20 tahun, rata-rata akan menerima 20.000 macam kata “NO”. “Jangan nakal, jangan main air, jangan kesana,jangan malas, jangan pergi, dan ribuan kata jangan yang lain. Memang tujuannya baik karena mengajarkan kepada kita agar dapat hidup dengan baik. Tapi karena terlampau seringnya kata “NO’ itu diterima, akan mempengaruhi pula alam bawah sadar manusia. Sehingga setiap kali kita memikirkan sesuatu yang baru, misalnya impian, yang pertama kali terlintas di benak kita adalah kata “NO”.
Banyak juga orang saat ini apabila ditanya apa impiannya, mereka menjawab tidak tahu. Sungguh malang nasib orang tersebut, karena orang yang tidak mempunyai impian sebetulnya secara mental mereka sudah `mati’. Mungkin orang-2 tersebut menganggap hidup adalah suatu nasib, sehingga sekeras apapun mereka bekerja
atau setinggi apapun impian mereka, namun apabila nasib tidak menghendaki mereka sukses, mereka tidak akan sukses.
Atau ada pula type orang yang terjebak di dalam `comfort zone’, dimana kehidupan mereka saat ini sudah nyaman, atau setidaknya berkecukupan. Mereka merasa tidak perlu membuat suatu impian yang lebih besar. Mereka mungkin akan berkata “Ah, buat apa rumah besar-besar …. Bisa ngontrak aja sudah bagus ……”.
Type ketiga, ada orang yang SENGAJA tidak mau membuat impian, karena ……. malu jika ditertawakan orang lain, dianggap norak, nggak tau diri, atau bahkan gila. Nah, sebenarnya bukan anda yang norak, tapi karena hidup kita sudah terlalu penuh dikelilingi oleh orang-orang dengan pikiran negatif, dimana mereka akan merasa `tidak suka’ jika ada seseorang yang tadinya setingkat dengan mereka, lalu mau pergi ke tingkat yang lebih tinggi. Mereka akan berusaha dengan ejekan, sindiran dan usaha-usaha lain agar anda tetap `selevel’ dengan mereka. Kalau anda ingin membuktikan, coba besok pagi di kantor, katakan kepada rekan-2 anda , “Saya punya impian untuk jadi orang sukses. Saya akan berusaha keras mencapainya, untuk membawa saya dan keluarga saya ke tingkat yang lebih baik”. Lalu coba lihat ….. berapa banyak yang mentertawakan anda ….. Dan coba lihat pula berapa orang yang mendukung anda. Mungkin hampir tidak ada yang mendukung anda. Masih maukah anda meraih impian tersebut ….. setelah anda ditertawakan ….?
Saya yakin kita saat ini masih mampu menciptakan impian-2 kita, asalkan kita mau menghilangkan segala penghalang di dalam benak kita. Cobalah untuk berpikir bebas, seperti anak berusia 5 tahun. Jangan hiraukan apa yang dikatakan orang tentang impian anda, tapi berusahalah agar impian itu tercapai.
Memang benar, kita tidak akan bisa mencapai semua impian kita. Tapi tanpa punya impian, anda tidak akan meraih apa-apa. Ciptakan impian, lakukan kerjanya, dan raih hasilnya !

hmmm, lagu yang dalam banget maknanya

Kerispatih
aku harus jujur


Maafkan kali ini aku harus jujur
Kau harus tau siapa aku sebenarnya
Terfikir dalam ingatku tentang cinta terlarang
Selama ini ku pendam
Jangan salahkan keadaan ini sayang
Semua adalah keterbatasan ku saja
Tak mampu menjadi yang kau mau
Aku mencoba dan aku tak mampu

Tak bisa lagi mencintaimu
Dengan sisi langitkuuu
Aku tak sanggup jadi biasa
Aku tak sanggup

Tak ada satupun yang mungkin bisa
Terima kau seperti aku
Mohon jangan salahkan aku lagi
Ini aku yang sebenarnya
Tak mampu menjadi yang kau mau
Aku mencoba dan ku tak mampu
Aku tak sanggup

ngeblog lagi

Hmmm, yah akhirnya saya bisa ngeblog lagi, hehehe.
Masa-masa sekarang ini rasanya seperti masa sulit, bingung nyari identitas diri, entahlah rasanya aneh aja harus membaur dengan lingkungan baru, harus ngelakuin hal-hal baru, sekarang juga lagi fokus buat persiapan untuk ikut tes masuk perguruan tinggi, terima kasih buat setiap orang yang selalu membantu dalam masa-masa seperti ini, harus harus semangat!!
bermimpilah karena Tuhan akan memegang mimpi-mimpimu.. - Andrea Hirata
 
 
Copyright © Hello :)
Blogger Theme by BloggerThemes Design by Diovo.com