Semua orang pasti pernah melihat hujan, pernah kehujanan, atau malah
ujan-ujanan, seperti yang aku alami tadi sore sepulang dari kampus karena di
perjalanan menuju kost tiba-tiba turun hujan dan akhirnya terpaksa ujan-ujanan karena tidak bawa jas ujan dan kalau mau neduh nanggung karena sudah hampi dekat dengan kostan.
Hujan bisa membawa hal-hal yang baik dan juga bisa membawa hal-hal yang buruk
bagi yang disinggahi oleh kedatangannya.
Ketika daerah yang gersang, kering tandus laksana gurun sahara disinggahi oleh hujan, tanah kering di tempat tersebut merasa bahagia ketika sang hujan memercikkan airnya dari awan-awan hitam yang bergantungan di langit, mereka merasa dibuai sentuhan air hujan yang berjatuhan hingga merasuk ke dalam celah-celah bumi.
Tapi kadangkala hujan juga mendatangkan hal yang tidak diinginkan manusia seperti banjir, ketika lingkungan sudah tidak dipedulikan oleh manusia, sampah-sampah berserakan dimana-mana, tanah-tanah sebagai penyerap air telah tertutupi oleh kerasnya campuran semen dan pasir yang menghalangi rintikan hujan menyentuh keperawanan tanah yang ada di bawahnya, dan juga rimbunnya tumbuhan sudah hilang dari atas tanah. Ketika hal itu terjadi tetesan-tetesan air hujan seperti tembakan-tembakan air yang mengerikan yang akan menenggelamkan daerah-daerah yang disinggahinya, banjir mengganggu arus kegiatan manusia yang ada di dalamnya. Oleh sebabnya kita harus peduli dengan lingkungan yang ada di sekitar kita, supaya ketika hujan datang menyentuh atap-atap rumah kita, kita menyambutnya dengan suka cita.
Ketika daerah yang gersang, kering tandus laksana gurun sahara disinggahi oleh hujan, tanah kering di tempat tersebut merasa bahagia ketika sang hujan memercikkan airnya dari awan-awan hitam yang bergantungan di langit, mereka merasa dibuai sentuhan air hujan yang berjatuhan hingga merasuk ke dalam celah-celah bumi.
Tapi kadangkala hujan juga mendatangkan hal yang tidak diinginkan manusia seperti banjir, ketika lingkungan sudah tidak dipedulikan oleh manusia, sampah-sampah berserakan dimana-mana, tanah-tanah sebagai penyerap air telah tertutupi oleh kerasnya campuran semen dan pasir yang menghalangi rintikan hujan menyentuh keperawanan tanah yang ada di bawahnya, dan juga rimbunnya tumbuhan sudah hilang dari atas tanah. Ketika hal itu terjadi tetesan-tetesan air hujan seperti tembakan-tembakan air yang mengerikan yang akan menenggelamkan daerah-daerah yang disinggahinya, banjir mengganggu arus kegiatan manusia yang ada di dalamnya. Oleh sebabnya kita harus peduli dengan lingkungan yang ada di sekitar kita, supaya ketika hujan datang menyentuh atap-atap rumah kita, kita menyambutnya dengan suka cita.
Hujan juga mempunyai kekuatan magis yang hebat, dia bisa memanggil memori-memori masa lalu yang tersimpan di otak
kita. Seperti sekarang, aku merasakan memori-memori itu kembali lagi ketika tetesan hujan yang turun sedari
sore hingga malam ini.
Memori berupa kepingan-kepingan cerita saat-saat terakhir biyung (panggilan
untuk nenek dalam bahasa jawa di daerahku) melewati hari-hari terakhir di dunia
ini. Masih tergambar jelas hari-hari terakhir di bulan desember 2012 biyung yang saat itu di
rumah berdua dengan sepupuku shock, ketika melihat penyakit
sepupuku kumat, sepupuku ini kaang suka kejang-kejang tiba-tiba. Beliau langsung kaget dan langsung jatuh sakit setelahnya. Mengingat
usia beliau yang sudah melewati angka 70 tahun dan beliau orangnya pencemas. Selama
tiga hari dirawat di rumah dan sakit yang diderita beliau tidak menunjukkan
tanda-tanda membaik akhirnya Ibu serta Bapak saya memutuskan untuk membawa
beliau ke rumah sakit di kecamatan sebelah tempat tinggalku persis. Hampir
satu minggu disana keadaan beliau lumayan lebih baik dan akhirnya dokter
mengijinkan beliau untuk dirawat di rumah dengan tetap mengonsumsi obat yang
diberikan oleh dokter. Dua hari setelahnya saya memutuskan untuk pulang ke
rumah meninggalkan hiruk-pikuk kota Jogja, meninggalkan berkas-berkas di komputer
yang menunggu untuk dikerjakan, selama beberpa hari di rumah kondisi beliau masih belum benar-benar pulih, akhirnya saya harus kembali ke Joga lagi karena masih ada kegiatan perkuliahan (bersambung)
