Saturday, 28 February 2015

Kelulusan, Akhir Yang Mengantar Ke Permulaan

Alhamdulillah! Akhirnya selesai sudah salah satu tanggung jawab saya, mungkin itu kata-kata pertama yang pertama kali keluar di salah satu momen paling berharga selama kuliah. Walaupun saat itu juga status saya sebagai mahasiswa juga harus saya tanggalkan. Yap, momen tersebut adalah momen perayaan kelulusan atau sering disebut dengan wisuda.

Ada berbagai macam perasaan yang menyeruak di tanggal 14 Februari 2015 kemarin, perasaan senang, sedih, takut dan lainnya. Saya senang karena akhirnya saya bisa menyelesaikan studi saya, bisa memenuhi janji ke orang tua saya untuk segera lulus, saya akhirnya bisa masuk ke Sportorium untuk prosesi wisuda. Saya sedih karena akhirnya harus berpisah dengan teman-teman seperjuangan, berpisah dengan dosen-dosen yang dengan senangnya selalu membagi ilmunya ke saya, sebenarnya ini bukan sebuah perpisahan, tapi adalah suatu awal yang baru, karena ketika kita berpisah disitu kita juga akan memulai sesuatu yang baru, sesuatu yang kita belum tau akhirnya dan tentu kita harus meninggalkan zona nyaman kita untuk menelusuri hal baru terebut, yah tapi tetep perasaan sedih juga menyeruak. Di hari itu juga saya menitikkan air mata, air mata bahagia tentunya karena akhirnya bisa membuat cita-cita orang tua saya tercapai, cita-cita beliau yang ingin menyekolahkan anaknya sampai jadi sarjana. Dan mereka adalah motivasi saya selama ini, seperti yang pernah beliau bilang ke saya sewaktu kecil, setiap orang berhak bermimpi, mempunyai mimpi yang besar, tapi kita juga harus berusaha untuk meraihnya.

Mungkin ada perasaan sedih yang lain yaitu harus meninggalkan kota Jogja ini. Bukan rahasia lagi kalau Kota yang terkenal dengan Gudegnya ini merupakan kota yang nyaman untuk belajar, untuk menemukan jati diri, untuk membangun diri. Kota ini penuh dengan hal-hal yang kreatif, penuh dengan ide-ide, serta ritme hidupnya yang dinamis. Bukan berarti tidak siap menerima perubahan baru tapi karena suasana selama disini masih terasa begitu hangat dan setiap momen yang kita alami masih terlalu indah untuk diisi dengan momen-momen yang lain. Setiap orang pasti selalu tidak siap dengan sebuah perubahan. Perubahan akan menuntut kita untuk kembali dari awal, beradaptasi dengan hal-hal baru, dan itu tentunya akan membutuhkan waktu yang tidak sebentar, dan kita juga harus menggali semangat untuk berubah lagi. Tapi hidup memang tidak akan pernah stagnan, kita harus tumbuh, kita harus berkembang ke arah yang lebih baik. Tapi bukan berarti kita ingin kembali ke kehidupan di kampus lagi, memupuk memori-memori indah kita disana lagi kan? Jadi mari kita tambah puzzle-puzle memori itu dengan hal-hal yang lebih indah dari sebelumnya. Life must go on.


Lulus itu juga menjadi sebuah kesempatan untuk membuktikan hal-hal yang selama ini sering kita wacanakan, hal yang selama ini kita cita-citakan, hal yang kita tulis di secarik kertas dan kita tempel di dinding kamar kost kita. Saat ini kita yang menentukan kemana kaki ini akan melangkah, kita mau mengambil apa dari hidup ini, kita mau memulai pelajaran kehidupan yang baru kita dimana, dan bagaimana cara kita untuk beradaptasi dengannya karena dunia yang baru ini tak semudah seperti apa yang kita pelajari selama di bangku kelas. Kita harus mengosongkan cangkir kita dan harus memulai mengisinya lagi, menikmati proses yang ada. Semoga kita bisa melakukan hal yang bermanfaat yang lebih besar jumlahnya setelah kita keluar dari kampus. 
 
 
Copyright © Hello :)
Blogger Theme by BloggerThemes Design by Diovo.com